Apa dan Mengapa Terjadi Ketidaksetaraan Gender


 
Melalui video graphic recording ini, Gender Working Group dari GIZ Indonesia, Timor Leste and ASEAN mengajak masyarakat luas untuk memahami masalah Ketidaksetaraan Gender dalam bahasa sehari-hari yang sederhana.

Memang, konsep Ketidaksetaraan Gender seringkali dianggap rumit dan sulit dipahami, terutama dalam masyarakat yang masih kental budaya patriarkinya. Apa, mengapa, dan apa saja dampak dari masalah sosial ini.

Kita tentu melihat bahwa sekarang ini emansipasi wanita tampak sudah baik. Banyak perempuan yang berpendidikan–bahkan berpendidikan tinggi–dan bekerja. Sepertinya, mereka sudah maju. Tetapi, tahukah Anda, di seluruh dunia, rata-rata perempuan ternyata hanya mendapat 70% dari rata-rata gaji laki-laki? Mengapa ada ketimpangan gaji antara laki-laki dan perempuan?

Kenyataan lainnya, sekarang ini sudah banyak perempuan yang bekerja di pemerintahan, parlemen, perusahaan hingga partai politik. Sepertinya, kesempatan bagi mereka sudah terbuka lebar. Tetapi, tahukah Anda bahwa, pada kenyataannya, hampir semua dari perempuan itu tidak duduk di posisi pengambil keputusan?

Lalu, mengapa ketidaksetaraan yang menyebabkan penderitaan bagi, baik laki-laki maupun perempuan tersebut, bisa terjadi dan langgeng? Kesetaraan gender tidak bisa diwujudkan hanya dengan membuka kesempatan bagi perempuan. Masalah yang menghambatnya pelik dan mendasar. Ini menyangkut cara pandang dan pola pikir.

 

Judul : Mengapa Ada Ketidaksetaraan Gender
Penerbit : Gender Working Group